6 Jenis Kanker yang Disebabkan Oleh Berat Badan Berlebih atau Obesitas

6 Jenis Kanker yang Disebabkan Oleh Berat Badan Berlebih atau Obesitas | Terdapat sebuah fakta yang sangat mengejutkan dimana ditemukannya keterkaitan antara obesitas atau kelebihan berat badan dengan 13 macam jenis kanker berbeda yang siap menyerang anda. Tentu saja fakta tersebut telah dibuktikan oleh National Cancer Institute (NCI) melalui ulasannya yang diterbitkan di tahun 2016 lalu.

Meskipun hubungan antara kenaikan berat badan dengan kanker tidak bisa didefinisikan secara lebih sederhana, seorang wakil direktur Institut Kesehatan Masyarakat dari Washington University bernama Graham Colditzs, MD, menyarankan anda yang tengah beresiko terkena kanker untuk segera menghentikan kenaikan berat tubuh anda – salah satunya adalah dengan berdiet.

Karena seperti yang kita tahu bahwa kanker termasuk ke dalam salah satu penyakit mematikan di dunia, maka tidak ada salahnya anda untuk mulai bisa memperhatikan gaya hidup dan pola makan seimbang demi tetap menjaga berat badan anda agar tidak semakin parah. Selain itu, menurunkan berat badan juga bisa memberikan efek positif lainnya seperti mengurangi diabetes, penyakit jantung, hingga stroke.

Jenis Kanker yang Disebabkan Oleh Berat Badan Berlebih atau Obesitas

Jenis kanker yang bisa dicegah dengan mengurangi berat badan.

Kanker Payudara

Kelebihan berat badan setelah memasukkan periode menopause bisa meningkatkan resiko anda terkena kanker payudara. Bahkan menurut NCI sendiri mengatakan bahwa jika anda mengalami obesitas setelah menopause, maka terdapat 20-40% resiko anda terkena kanker payudara yang mengerikan tersebut.

Hal ini karena jaringan lemak anda secara normal akan memproduksi estrogen setelah menopause dan menjadi sumber utama hormon untuk wanita. Tetapi sayangnya, estrogen tersebut bisa menjadi penyebab kanker payudara jika anda memiliki kelebihan lemak di tubuh anda, sehingga meningkatkan resiko anda terkena penyakit mematikan tersebut.

Kanker Kolorektal

Masih menurut NCI, baik seorang pria maupun wanita yang menderita obesitas cenderung beresiko mengembangkan kanker kolorektal sebanyak 30% dibandingkan dengan mereka yang memiliki berat badan ideal. Terdapat setidaknya dua buah teori yang menjelaskan proses terjadinya kanker tersebut akibat kelebihan berat badan.

Pertama adanya resistensi insulin, yaitu sebuah kondisi dimana tubuh anda tidak mampu menggunakan insulin secara benar sehingga meningkatkan kadar gula darah dan meningkatkan resiko anda terkena kanker kolorektal. Kedua, jaringan lemak anda juga bisa melepaskan sejenis hormon yang disebut dengan adipokin yang dapat meningkatkan pertumbuhan sel termasuk sel kanker kolorektal.

Kanker Endometrium

Endometrium merupakan lapisan rahim dimana jika terdapat sel-sel abnormal yang tumbuh disana bisa menjadi sangat ganas dan berbahaya, sehinga menyebabkan anda terkena kanker endometrium. Penyakit jenis ini dua hingga empat kali lebih mungkin menyerang kaum wanita dengan berat badan berlebih atau obesitas. Sama halnya dengan kanker payudara, kanker endometrium juga bisa disebabkan oleh estrogen berlebih yang diproduksi oleh jaringan lemak anda.

Kanker Esofagus

Memiliki berat badan berlebih juga 2 kali lebih mungkin anda mengembangkan penyakit yang disebut dengan Adenokarsinoma Esofagus, yaitu sejenis kanker yang terdapat di tenggorokan atau kerongkongan anda. Penyakit GERD juga bisa menjadi salah satu faktor anda terkena jenis kanker ini, sementara GERD tersebut lebih sering menyerang orang-orang dengan berat badan berlebih.

Kanker Kandung Empedu

Setidaknya terdapat 20% resiko kemungkinan anda terkena kanker kandung empedu jika anda memiliki berat badan berlebih, dan 60% jika anda telah menderita obesitas. Batu empedu sebenarnya merupakan resiko utama seseorang mengembangkan jenis kanker ini, dan pengerasan cairan di dalam organ tersebut lebih sering terjadi terhadap orang-orang yang telah terkena obesitas.

Kanker Hati

Anda juga 2 kali beresiko terkena kanker hati jika memiliki berat badan berlebih, jika dibandingkan dengan mereka yang memiliki berat badan ideal. Infeksi virus di hati yang disebut dengan Hepatitis C bisa berkembang menjadi kanker hati. Hal ini karena kondisi tersebut bisa menyebabkan anda terkena peradangan kronis, sama halnya peradangan yang disebabkan oleh obesitas. Sementara itu, peradangan juga dapat meningkatkan pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh anda.