6 Menu dan Pola Makan Diet Mediterania

6 Menu dan Pola Makan Diet Mediterania | Dengan adanya berbagai macam tipe diet di luaran sana, maka akan membuat anda merasa dilema untuk memilih jenis mana yang ingin anda ambil. Meskipun pada dasarnya setiap diet memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk menurunkan berat badan dan menjaganya agar tetap ideal, tetapi beberapa diantaranya memiliki tingkat kesulitan yang berbeda, serta pola makan yang berbeda pula. Sebut saja diet mediterania, dimana selain mampu menurunkan berat badan anda, juga bermanfaat dalam menjaga anda terkena diabetes, meningkatkan kesehatan jantung, mengurangi peradangan, hingga meningkatkan kesehatan pencernaan. Diet jenis ini memasukkan beberapa makanan sehat seperti buah-buahan dan sayuran, kacang-kacangan, ikan, dan berbagai macam makanan lainnya yang akan kami bahas di bawah ini.

Menu dan Pola Makan Diet Mediterania

6 Menu dan Pola Makan Diet Mediterania

Buah-buahan dan Sayuran

Salah satu makanan pokok dan ciri khas dari diet mediterania adalah tinggi akan asupan buah-buahan dan sayuran, dimana biasanya dikonsumsi setiap kali anda pergi makan. Dikemas dengan vitamin, mineral, antioksidan, dan serat, beberapa makanan terbaik yang termasuk ke dalam kategori ini meliputi bayam, paprika merah, bawang merah, wortel, kale, tomat, kubis, buah ara, buah pear, apel, pisang, anggur, dan stroberi.

Ikan

Daging merah sangatlah jarang dikonsumsi jika anda memilih menjalani diet Mediterania, tetapi tetap tidak bisa dihilangkan sepenuhnya. Anda bisa mengkonsumsinya sekitar 1-2 kali setiap bulannya. Berbeda dengan ayam yang sedikit lebih umum untuk dikonsumsi sekitar 1-2 kali per minggu. Tetapi, sumber protein hewani yang paling banyak digunakan oleh para pelaku diet mediterania adalah berasal dari ikan yang juga sangat kaya akan mineral dan asam lemak bermanfaat. Pastikan anda untuk meningkatkan asupan salmon, udang, tiram, kerang, sarden dan makarel ke dalam pola makan anda.

Kacang-kacangan dan Biji-bijian

Makanan yang seringkali diabaikan ini ternyata mampu menyediakan sumber asam lemak bermanfaat yang terkonsentrasi, serta mineral, serat, antioksidan, fitonutrisi, dan berbagai macam bahan aktif lainnya. Meskipun beberapa kacang-kacangan dan biji-bijian sangatlah tinggi akan kalori, tetapi masih aman jika dikonsumsi dalam jumlah yang sedang. Beberapa kacang dan biji yang direkomendasikan diantaranya almond, kenari, kacang mete, biji bunga matahari, biji labu, dan kacang macadamia.

Gandum Utuh

Di dalam kategori sereal, gandum utuh selalu menjadi pilihan yang terbaik karena belum diproses atau di kuliti, sehingga nilai gizinya akan tetap utuh. Makanan jenis ini sangat kaya akan nutrisi penting yang sangat sulit ditemukan di berbagai macam makanan apapun.

Minyak Sehat

Mungkin salah satu bagian yang paling terlihat dalam diet mediterania adalah penggunaan minyak zaitun secara konsisten. Faktanya minyak zaitun ini lebih menyehatkan dibandingkan dengan mentega, margarin, atau minyak sayur yang kaya akan asam lemak omega-6 atau lemak jenuh. Selain minyak zaitun, anda juga bisa memanfaatkan minyak sehat lainnya seperti minyak alpukat dan minyak canola.

Rempah-rempah

Salah satu aspek paling berbahaya dalam diet anda adalah mengkonsumsi terlalu banyak garam karena bisa meningkatkan tekanan darah dan membahayakan kesehatan jantung anda. Mengkonsumsi berbagai macam makanan kaya akan rempah-rempah juga seringkali dilakukan oleh mereka yang menjalani diet mediterania, karena bisa memberikan anda antioksidan dan mineral tanpa memberikan resiko kesehatan untuk tubuh anda. Beberapa rempah-rempah yang bisa digunakan seperti bawang putih, kayu manis, pala, mint, dan kemangi.