Inilah Gejala dan Cara Mengatasi Keracunan Obat Secara Tepat

Inilah Gejala dan Cara Mengatasi Keracunan Obat Secara Tepat | Masalah keracunan obat yang dialami oleh seseorang memang dapat membuat nyawa dalam bahaya, dan sangat membutuhkan perawatan yang cepat. Keracunan obat disini dapat terjadi akibat adanya kelebihan dalam mengkonsumsi obat dan dikenal dengan sebutan overdosis. Dan Hal lain yang dapat menyebabkan masalah keracunan obat adalah di saat tubuh tidak bisa menerima salah satu atau bahkan semua kandungan yang ada di dalam obat. Sehingga akan mengakibatkan suatu reaksi alergi terhadap obat. Beberapa hal yang dapat anda lakukan saat mendapati seseorang mengalami keracunan obat, maka anda bisa mencoba memberikan pertolongan dengan mengikuti tata cara mengatasi keracunan obat seperti yang akan kami sampaikan dibawah ini.

Gejala Keracunan Obat.

  • Timbulnya gangguan pada sistem pencernaan seperti sakit perut, mual yang parah, muntah dan juga perut di bagian bawah terasa nyeri.
  • Tubuh akan berkeringat secara berlebihan.
  • Organ jantung dapat berdetak dengan sangat cepat atau sangat lambat.
  • Bibir terlihat kering dan produksi air liur menjadi berlebihan.
  • Bagian kulit tubuh tampak biru diakibatkan adanya kekurangan oksigen.
  • Kematian pada kinerja sistem saraf di kulit.
  • Munculnya rasa kantuk yang berlebihan hingga hilang kesadaran.
  • Merasa kebingungan, cemas, panik dan terlihat seperti tertekan.
  • Tubuh akan bergerak sangat aktif dan tanpa adanya koordinasi yang dapat memicu kejang.
  • Tangan akan memegang semua benda dengan sangat kuat.
  • Penderita juga akan mengalami halusinasi, misalnya sering mendengar suara-suara dan melihat benda yang tidak nyata.

Inilah Gejala dan Cara Mengatasi Keracunan Obat

10 Cara Mengatasi Keracunan Obat Secara Tepat.

  1. Memberikan Nafas Buatan.

Apabila penderita tidak sadarkan diri maka secepatnya harus cepat melakukan pertolongan dengan memberikan nafas buatan. Akibat keracunan obat, biasanya akan menyebabkan penderita mengalami kesulitan bernafas atau hilang kesadaran. Maka dari itu, pemberian nafas buatan atau CPR ini harus segera dilakukan untuk mencegah dampak buruk dari hilangnya kesadaran seperti kematian atau koma. Keracunan obat juga dapat mengalami gagal nafas yang disebabkan oleh adanya pernafasan yang semakin lambat. Bergegaslah membawa penderita ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan yang tepat.

  1. Mengatur Posisi Yang Nyaman Untuk Penderita.

Jika kondisi penderita masih sadarkan diri, maka anda harus bisa mengatur posisi yang mampu membuat rasa nyaman pada penderita. Suruhlah penderita untuk segera duduk dengan bersandar tegak, atau duduk dengan setengah tidur serta tidurlah dengan menggunakan bantal yang tinggi. Tanyakanlah pada penderita obat apa yang telah diminumnya, dan bisa segera membawa penderita menuju rumah sakit beserta obat yang membuat penderita mengalami keracunan.

  1. Jangan Memaksa Penderita Muntah.

Sebaiknya jangan pernah memaksa penderita keracunan untuk muntah. Hal ini sering menjadi kesalahan dalam menangani penderita yang mengalami keracunan. Biarkan penderita muntah secara alami, bukan dengan cara dipaksa.

  1. Hindari Memberi Air Putih.

Sebaiknya jangan dulu memberikan air putih secara langsung, namun tunggulah sampai penderita tersadar dan bisa minum sendiri. Pemberian air putih akan memberikan dampak yang buruk untuk penderita keracunan, karena dapat membuat penyebaran racun ke seluruh bagian tubuh. Dan hal ini akan menjadi salah satu penyebab gagalnya fungsi organ tubuh apabila penderita mengalami keracunan yang parah.

  1. Jangan Memberikan Tekanan Pada Perut.

Keracunan obat akan menyebabkan rasa tidak nyaman di perut, dan biasanya akan mengakibatkan rasa mual yang berlebihan. Dan usahakan untuk tidak menekan bagian perut penderita, karena hal ini akan membuat kondisi tubuh menjadi kurang nyaman, nafas yang semakin lambat, jantung berdenyut kencang dan akhirnya hilang kesadaran.

  1. Berikan Air Kelapa Hijau.

Selanjutnya cara untuk mengatasi masalah keracunan obat adalah dengan memberikan minuman penetral seperti air kelapa hijau. Air kelapa hijau bersifat netral dan tidak menimbulkan efek samping pada tubuh. Air kelapa hijau juga memiliki kandungan ion positif yang dapat berguna untuk menetralkan efek racun dalam tubuh. Air kelapa hijau yang diberikan pada penderita akan bekerja secara cepat dan efektif serta mampu membuat penderita merasa mual dan dapat muntah secara alami. Namun jangan berlebihan pula dalam memberikannya untuk menghindari efek buruk dari kelebihan air kelapa.

  1. Berikan Susu.

Apabila keracunan obat yang dialami penderita tidak begitu parah, maka bisa mencoba memberikan susu cair atau susu yang telah dipasteurisasai. Susu berfungsi untuk membantu mengeluarkan racun dari perut, sehingga dapat segera muntah. Susu juga bersifat netral yang dapat mencegah efek buruk dari keracunan obat yang masih ringan.

  1. Bilas Mata.

Apabila keracunan ini terjadi pada mata misalnya tanpa sengaja menyemprot obat yang mengandung bahan kimia pada mata, maka segeralah membilas mata menggunakan air hangat selama beberapa saat. Dan jika tidak mengalami perubahan maka bisa mencoba membeli obat pembersih mata, dan untuk lebih baiknya segeralah periksakan kondisi mata pada dokter, untuk bisa mendapatkan perawatan yang lebih baik.

  1. Memakai Masker Oksigen.

Keracunan obat juga dapat terjadi akibat dari adanya asap yang mengandung bahan kimia berbahaya. Asap tersebut kemudian diserap melewati jalur pernafasan atau hidung. Untuk pertolongan pertama, penderita harus segera mendapatkan oksigen sehingga dapat memberikannya masker oksigen. Penggunaan masker oksigen merupakan salah satu cara untuk menghilangkan efek racun serta menjadikan saluran pernapasan dapat kembali bekerja dengan baik seperti sediakala.

  1. Bersihkan Kulit.

Jika sampai keracunan obat ini mengenai bagian kulit tubuh, maka langkah awal yang dapat dilakukan untuk menghindari hal-hal yang lebih buruk adalah dengan membersihkan kulit dan membilasnya hingga bersih. Bilaslah kulit dengan air hangat  atau air dingin yang mengalir dalam beberapa menit. Kemudian untuk dapat membersihkan kandungan racun yang menempel di kulit maka harus menggunakan sabun yang aman untuk kulit. Setelah itu bilas hingga bersih dan keringkanlah secara perlahan dengan handuk yang lembut. Hindari menggosok bagian kulit yang terkena racun terlalu keras, karena bisa membuat kulit terkelupas.

Itulah beberapa gejala serta cara mengatasi keracunan obat yang dapat anda lakukan untuk membantu seseorang yang mengalami keracunan obat. Berhati-hatilah saat mengkonsumsi obat, perhatikan takaran dosisnya, dan usahakan untuk menghindari mengkonsumsi obat-obatan tanpa adanya resep dokter, karena hal ini dapat memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan.