Penyebab, Gejala dan Cara Mencegah Penularan Penyakit Trachoma

Penyebab, Gejala  dan Cara Mencegah Penularan Penyakit Trachoma | Penyakit trachoma merupakan salah satu penyakit yang terjadi pada mata, yang diakibatkan oleh adanya infeksi bakteri di mata. Penyakit trachoma adalah penyakit mata menular yang menjadi penyebab gangguan kebutaan. Penyakit trachoma ini yang aktif umumnya akan banyak menyerang anak-anak dengan usia 3 sampai 5 tahun. Dan untuk usia dewasa biasanya penyakit trachoma akan lebih cepat menyerang wanita daripada pria, karena biasanya kaum perempuanlah yang lebih dekat dengan anak-anak yang mungkin terserang penyakit ini.

Harus anda ketahui bahwa penyakit trachoma ini lebih sering menyerang mata dan bagian kelopak mata yang lebih dulu akan dijangkiti. Penyakit trachoma akan ditularkan melalui adanya kontak langsung dengan penderita, misalnya menyentuh benda penderita yang telah terkontaminasi oleh bakteri. Selain itu penyakit trachoma juga bisa ditularkan dari cairan yang dikeluarkan oleh tenggorokan penderita, sehingga berhati-hatilah jika sampai orang yang dekat dengan anda sampai terserang penyakit trachoma ini. Apabila tidak segera diobati maka dapat membuat kondisi penderita semakin parah, karena mampu menimbulkan masalah komplikasi sampai masalah kebutaan.

Penyebab, Gejala dan Cara Mencegah Penularan Penyakit Trachoma

Faktor Penyebab Dari Penyakit Trachoma.

Penyakit trachoma diakibatkan oleh adanya infeksi yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Dan yang lebih parahnya lagi bakteri ini ternyata dapat menimbulkan penyakit seksual menular chlamydia atau klamidia yang akan ditularkan oleh seseorang penderita yang positif terinfeksi bakteri ini. Penyakit trachoma ini pun dapat menular apabila seseorang yang terinfeksi menyentuh orang lain, apabila tangan yang digunakan sudah dulu menyentuh bagian mata ataupun hidungnya sendiri. Tidak hanya itu, penularan penyakit trachoma juga bisa terjadi dengan adanya perantara serangga ataupun lalat yang menghinggapi mata. Lalat tersebut akan membawa cairan yang terkandung bakteri dari mata ataupun hidung orang yang menderita penyakit trachoma.

Dalam kasus penyakit trachoma, bakteri ini dapat mengakibatkan masalah peradangan di dalam lapisan kelopak mata dan akhirnya menimbulkan infeksi. Infeksi yang disebabkan oleh bakteri dan terjadi secara berulang akan membuat kelopak mata menjadi terlipat ke bagian dalam. Selain itu, pertumbuhan bulu mata pun jadi ikut tumbuh ke dalam dan akhirnya mengenai mata. Infeksi yang serius dan terjadi secara terus menerus akan mengakibatkan jaringan parut di kornea mata. Hal ini akan menjadikan mata mengeluarkan lendir ataupun nanah yang banyak mengandung bakteri dan bisa menular pada orang lain.

Faktor Lain Yang Ikut Berperan Menjadi Penyebab Penyakit Trachoma.

– Kemiskinan menjadi salah satu penyebab terjadinya penularan penyakit trachoma ini.

– Adanya sanitasi yang buruk juga ikut berperan dalam penularan penyakit ini. Sebab sanitasi yang buruk akan membuat kualitas tingkat kesehatan yang rendah.

– Kurangnya jumlah toilet yang disediakan di dalam tengah-tengah masyarakat, terutama di negara miskin.

– Banyaknya lalat yang berada di dalam sebuah lingkungan akan semakin mempermudah penularan penyakit trachoma ini.

– Banyaknya populasi anak berusia 4 sampai 6 tahun yang begitu tinggi.

Gejala Penyakit Trachoma.

Penyakit Trachoma ini memiliki gejala yang harus anda kenali, diantaranya adalah sebagai berikut.

– Terjadinya masalah iritasi dan juga gatal-gatal ringan di bagian kelopak mata.

– Penyakit trachoma juga akan mengakibatkan sakit mata.

– Selain sakit mata, mata juga akan mengalami pembengkakan.

– Mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya.

– Mata mengeluarkan cairan seperti lendir atau nanah.

– Detak jantung mengalami peningkatan.

– Terjadinya masalah komplikasi pada hidung, telinga dan juga pada tenggorokan.

Ada beberapa tahapan dari perkembangan penyakit trachoma ini, yaitu:

  1. Adanya gangguan peradangan di dalam jaringan folikel yang banya mengandung limfosit yaitu salah satu jenis dari sel darah putih. Folikel ini bisa dilihat pada permukaan bagian dalam kelopak mata yang atas.
  2. Seanjutnya adalah peradangan yang terjadi sudah semakin serius dan hal ini akan menyebabkan timbulnya masalah iritasi dan juga penebalan atau pembengkakan di bagian kelopak mata sebelah atas.
  3. Munculnya jaringan parut yang ada di dalam kelopak mata dan terlihat bagaikan garis putih yang tebal, hal ini harus dlihat dengan bantuan alat kaca pembesar. Pada tahap ini akan menyebabkan bagian kelopak mata akhirnya terlipat ke arah dalam atau yang dikenal dengan sebutan entropion.
  4. Setelah itu, hal ini juga akan memberi pengaruh pada masalah pertumbuhan bulu mata yang juga ikut tumbuh ke bagian dalam atau yang disebut dengan trikiasis. Pertumbuhan bulu mata ini akan membuat masalah gesekan pada bagian kornea mata yang merupakan bagian mata paling luar.
  5. Akibat adanya kornea yang secara berulang dan terus mendapat gesekan dari peradangan kelopak mata dan juga bulu mata ini akan membuat masalah penurunan kualitas dari penglihatan, yang akan berubah menjadi samar dan bisa berakhir pada kebutaan.

Cara Mencegah Penularan Penyakit Trachoma.

– Selalu perhatikan masalah kebersihan badan.

– Hindari menyentuh mata menggunakan tangan yang tidak streril.

– Hindari secara bersamaan memakai handuk atau sapu tangan dengan orang lain.

– Jangan memakai lensa kontak serta berbagai peralatan kosmetik yang langsung berhubungan dengan mata.

– Jauhkan anak-anak dari penderita penyakit trachoma.

Cara Pengobatan Penyakit Trachoma.

Semakin cepat mengenali gejala penyakit trachoma ini akan membuat tingkat penyembuhan menjadi lebih besar. Sehingga sangat penting untuk lebih dini tahu akan adanya penyakit menular yang satu ini. Sebab jika tahapan penyakit trachoma sudah lebih parah akan semakin sulit lagi untuk bisa melakukan perawatan dan penyembuhan. Biasanya untuk mengobati penyakit trachoma ini dokter akan akan memberikan beberapa jenis pengobatan seperti :

– Pemberian obat antibiotik untuk diminum seperti azithromycin.

– Dan juga salep untuk mata yaitu tetracycline.

 

Sedangkan untuk tahapan penyakit trachoma yang lebih parah maka akan dilakukan :

– Pemasangan perban berperekat di bagian atas bulu mata.

– Selanjutnya adalah pengangkatan bulu mata.

– Melakukan prosedur pemutaran kelopak mata yang masuk kedalam.

– Transplantasi kornea.

Demikian penjelasan mengenai penyebab, gejala dan cara mencegah penularan penyakit trachoma. Mengingat penyakit ini sangatlah menular maka, harus sangat hati-hati dalam menyikapi terjadinya penularannya. Pastikan anda sekeluarga bebas dari penyakit trachoma ini dengan selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat.