Gejala dan Cara Mengatasi Dehidrasi Selama Masa Kehamilan

Gejala dan Cara Mengatasi Dehidrasi Selama Masa Kehamilan | Kehamilan akan membawa banyak perubahan pada kondisi fisik serta hormonal wanita. Sehingga bunda tak perlu heran jika bunda merasakan adanya perubahan pada suasana hati, atau perubahan lainnya pada fisik bunda. Pada masa kehamilan terjadi salah satu keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil salah satunya adalah masalah dehidrasi. Hal ini bisa saja terjadi karena ibu hamil memang rentan mengalami kekurangan cairan di dalam tubuhnya, sebab pada umumnya setiap ibu hamil akan mengalami morning sickness, yang akan banyak mengeluarkan cairan dalam tubuh saat terlalu sering mengalami muntah.

Dehidrasi pada ibu hamil bisa memicu terjadinya masalah yang ringan sampai berat, sehingga bunda yang saat ini tengah hamil harus bisa mengatasi masalah dehidrasi ini sebelum berakibat fatal pada bunda dan juga janin yang ada dalam perut bunda. Saat terjadi dehidrasi biasanya bunda akan merasakan lesu, letih, lemas, kulit menjadi kering dan kusam.

Gejala Ibu Hamil Mengalami Dehidrasi.

Gejala dan Cara Mengatasi Dehidrasi Selama Masa Kehamilan

Masalah dehidrasi yang menyerang ibu hamil tidak hanya dapat terjadi saat awal kehamilan saja, dimana bunda akan lebih sering merasakan mual dan juga muntah. Namun ketika masuk pada trisemester kedua pun, dehidrasi ini akan bisa terjadi dan jika dibiarkan akan berpotensi pada kelahiran prematur dan mengakibatkan volume darah menurun serta secara otomatis akan meningkatkan hormon oksitosin dalam tubuh. Selain itu, dehidrasi pada ibu hamil juga bisa berisiko pada kenaikan suhu tubuh yang akan mengakibatkan masalah komplikasi seperti munculnya kram otot, dan kelelahan.

– Ibu yang menderita masalah dehidrasi biasanya akan sering merasa kehausan. Dan cobalah bunda untuk minum segelas air sesering mungkin. Atau setiap satu jam sekali.

– Selanjutnya gejala dehidrasi pada ibu hamil adalah munculnya keluhan seperti anemia atau tekanan darah rendah. Hal ini akan terjadi karena selama masa kehamilan berlangsung akan membuat kebutuhan tekanan darah dan juga kadar gula mengalami perubahan. Pada kasus anemia ini, biasanya bunda akan merasakan sakit kepala tau pusing, vertigo, dan terjadinya gangguan sakit kepala sebelah yang terjadi ketika bunda membungkuk, berlutut atau setelah bunda berdiri dalam jangka waktu yang cukup lama.

– Dehidrasi akan membuat volume urin berkurang, dan tidak seperti biasanya.

– Selain itu, dehidrasi pada saat kehamilan juga bisa  menyebabkan warna urin menjadi gelap dan berbau menyengat.

– Masalah bibir pecah-pecah dan menderita panas dalam juga akan bunda keluhkan saat masalah dehidrasi ini menyerang.

– Terjadinya mual dan muntah selama masa kehamilan juga menjadi salah satu tanda bunda mengalami dehidrasi.

– Bunda pun akan merasakan permasalahan yang terjadi pada kulit seperti kulit kering, kusam, bersisik dan kehilangan elastisitasnya.

Cara Mengatasi Dehidrasi Pada Ibu Hamil.

  1. Cukupi Kebutuhan Air Setiap Harinya.

Untuk menghindari masalah dehidrasi pada masa kehamilan, bunda harus selalu mencoba memenuhi kebutuhan cairan setiap harinya. Setiap kali merasa haus, maka cobalah untuk minum air putih untuk menghilangkan haus tersebut. Dan minumlah air minimal 8 gelas setiap harinya, atau bunda juga bisa menambahnya sesuai dengan kebutuhan bunda.

  1. Utamakan Air Putih.

Untuk membantu mengatasi dehidrasi saat hamil, bunda harus tetap mengutamakan mengkonsumsi air putih daripada jenis air berasa lainnya. Sebab air putih juga berguna untuk menjaga fungsi dari organ ginjal. Sehingga tetap utamakan mengkonsumsi lebih banyak air putih setiap harinya.

  1. Ganti Dengan Jus Buah.

Apabila bunda mengalami mual dan muntah saat mengkonsumsi air putih, maka cobalah ganti dengan jus buah segar seperti jus stroberi, mangga, apel, kiwi, alpukat dan masih banyak lagi lainnya. Tapi lebih baik bunda membuatnya sendiri di rumah, hindari mengkonsumsi minuman jus kalengan atau kemasan, karena ditakutkan banyak mengandung pemanis buatan dan juga bahan pengawet. Namun bunda harus tetap mencoba meminum air putih, untuk menghindari rasa mual bisa mencoba meminum air putih yang hangat.

  1. Konsultasi Dengan Dokter.

Apabila bunda sama sekali tidak bisa mengkonsumsi minuman dan makanan lainnya maka bergegaslah berkonsultasi sebelum masalah dehidrasi ini memberikan dampak yang fatal bagi tubuh bunda dan janin bunda.

  1. Gunakan Infus.

Apabila bunda terus merasakan gejala dehidrasi seperti lemas, lesu, lelah, dan sakit kepala. Maka penggunaan infus dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah dehidrasi yang bunda alami. Namun semuanya harus dengan petunjuk dokter.

Dampak Buruk Dehidrasi Pada Ibu Hamil.

Kelahiran Bayi Prematur.

Pada saat awal kehamilan terjadi atau trisemester pertama, wanita hamil akan mengalami morning sickness yang membuat ibu lebih sering merasakan mual dan muntah secara berlebihan. Apabila hal ini tidak mendapatkan penanganan yang tepat maka bisa mengakibatkan masalah dehidrasi yang berat pada ibu hamil. Akibatnya kehamilan akan mengalami gangguan, dan bisa memicu resiko kelahiran bayi prematur.

Gangguan Psikologis.

Mungkin masalah dehidrasi berat yang bunda alami dapat dilewati , namun tetap saja ada efek buruknya setelahnya. Biasanya ibu yang mengalami dehidrasi berat pada saat hamil, akan melahirkan seorang anak yang memiliki gangguan pada psikologisnya. Anak yang terlahir dari kondisi ibu yang mengalami dehidrasi akan memiliki gangguan pada emosinya, seperti mudah merasa cemas, gelisah, cepat mengalami depresi dan bisa juga mengidap gangguan bipolar.

Fungsi Otak Terganggu.

Salah satu dampak buruk dehidrasi yang terjadi pada ibu hamil adalah akan mengakibatkan fungsi otak menjadi terganggu atau menurun. Hal ini terjadi akibat tubuh bunda yang kekurangan akan nutrisi, vitamin sehingga membuat kinerja otak terganggu dan imbasnya bunda akan merasa kebingungan, sulit untuk berkonsentrasi, dan gangguan pada penglihatan.

Dan itulah gejala, cara mengatasi dan dampak buruk masalah dehidrasi pada ibu hamil, yang dapat menjadi perhatian bagi para wanita yang sekarang tengah hamil. Cobalah untuk lebih  berhati-hati lagi dalam menjaga kondisi tubuh, jangan sampai masalah dehidrasi ini menyerang bunda di kala bunda tengah mengandung.

Dengan selalu menjaga kondisi tubuh selama kehamilan berlangsung, akan membuat janin dalam rahim bunda bisa tumbuh dengan sehat, dan bisa berkembang dengan baik sesuai dengan tahapan usianya. Dan bisa terlahir secara normal, cerdas, sehat dan seperti yang bunda harapkan.