7 Penyakit Berbahaya Penyebab Kulit Kering dan Bersisik

Cantik Sehatmu – Kulit merupakan salah satu bagian terluar dari tubuh anda, sehingga jika terdapat gangguan disana akan mudah sekali terlihat dan mengurangi rasa percaya diri anda. Meskipun pada dasarnya gangguan kulit seperti kulit kering dan bersisik cenderung tidak menular, tetapi bisa jadi pertanda bahwa terdapat sesuatu yang tidak beres dengan tubuh anda saat ini. Dimulai dari infeksi dan jamur, beberapa gangguan kulit bisa meliputi kulit kering, kasar, berkerak, dan bahkan mengelupas. Tetapi terdapat beberapa penyebab lain yang perlu anda waspadai, dan berikut adalah daftarnya.7 Penyakit Berbahaya Penyebab Kulit Kering dan Bersisik

Psoriasis

Jika anda melihat bercak merah dengan lapisan putih keperakan di atas lutut, siku, punggung bawah, atau kulit kepala anda, maka kemungkinan anda tengah menderita psoriasis. Gejala-gejala ini merupakan tanda paling umum dari penyakit tersebut.

Meskipun penyebab dari psoriasis belum diketahui secara pasti, tetapi penyakit ini bisa datang dalam berbagai tingkat keparahan yang bervariasi, dimana bisa dipicu oleh tekanan emosional, cedera kulit, dan penyakit fisik tertentu.

Eksim

Ruam merah, bersisik, dan terasa gatal biasanya menjadi salah satu tanda anda terkena eksim. Sama halnya seperti psoriasis, penyebab eksim belum bisa diketahui secara pasti. Namun, para peneliti percaya bahwa faktor lingkungan dan genetik bisa memicu anda terkena penyakit kulit yang satu ini.

Menurut National Eczema Association, mereka yang menderita penyakit eksim cenderung memiliki kulit kering karena disebabkan oleh mutasi gen yang mengendalikan pembentukan filagrin, yaitu sejenis protein yang membantu menciptakan penghalang di lapisan atas kulit demi menjaganya tetap lembab dan mencegah masuknya bakteri.

Tetapi, sistem kekebalan tubuh seseorang yang tengah menderita eksim akan bereaksi secara berlebihan terhadap alergen atau benda penyebab iritasi, sehingga membuatnya menyerang tubuh anda alih-alih melindunginya. Akhirnya, peradangan tersebut akan membuat kulit anda merah, gatal, dan bahkan terasa sakit.

Dermatitis Seboroik

Apakah anda melihat sisik berwarna putih atau kuning di area tubuh yang berminyak? Maka kemungkinan anda tengah menderita dermatitis seboroik, yaitu sejenis gangguan umum yang biasanya menyerang kulit kepala, telinga, alis, sisi hidung, kelopak mata, dan dada. Kemungkinan penyebab dari penyakit ini disebabkan oleh ragi yang secara alami hidup pada kulit yang memiliki sekresi berminyak. Dermatitis seboroik biasanya menyerang mereka yang telah memasuki usia antara 30 hingga 60 tahun.

Tinea Versicolor

Ragi yang menginfeksi kulit juga bisa menyebabkan anda terkena tinea versicolor, yaitu sebuah kondisi yang dapat menyebabkan kulit anda kering, bersisik, dan berubah warna pada area kulit dengan keringat yang tinggi – biasanya di area leher, dada, punggung, dan selangkangan.

Keratosis Aktinik

Keratosis aktinik merupakan bentuk pertumbuhan prakanker di kulit yang berkerak dan bersisik, dimana terjadi pada area kulit yang sering terkena sinar matahari. Area yang paling umum terkena kondisi ini termasuk wajah, telinga, kulit kepala botak, bahu, leher, lengan bawah, dan punggung lengan. Jika dibiarkan akan sangat berbahaya, karena pertumbuhan prakanker ini bisa berubah menjadi tipe kanker kulit paling umum yang disebut sebagai karsinoma sel skuamosa.

Kanker Kulit

Pada tahap awal karsinoma sel skuamosa, biasanya akan nampak bercak-bercak bersisik di kulit pada area tubuh yang sering terpapar sinar matahari. Bintik-bintik ini juga bisa terlihat seperti kutil dan kadang-kadang tampak seperti luka terbuka dengan batas yang menonjol dengan permukaan yang berkerak. Semua orang bisa mengembangkan kondisi kanker kulit paling umum kedua di dunia ini.

Hipotiroidisme

Tiroid yang kurang aktif, atau seringkali dikenal dengan hipotiroidisme dapat mempengaruhi berbagai macam area di tubuh anda, termasuk area kulit. Kelenjar kecil yang terletak di area leher anda ini bertugas dalam memproduksi hormon yang mengatur metabolisme. Jika hormon tersebut diproduksi dalam jumlah yang terlalu sedikit, maka akan menyebabkan berbagai macam gejala seperti perasaan dingin, pelupa, lemah, lesu, depresi, hingga kulit yang kering, kasar, dan bersisik.

Salah satu penyebab paling umum kelenjar tiroid anda tidak mampu memproduksi hormon tiroid adalah penyakit autoimun yang disebut dengan penyakit Hashimoto, yaitu sebuah kondisi dimana sistem kekebalan tubuh anda secara keliru menyerang kelenjar tiroid anda.

referensi:

http://waw.co.id/