Tips Mencegah Terjadinya Kejengkolan Atau Retensi Urine

Tips Mencegah Terjadinya Kejengkolan Atau Retensi Urine – Masyarakat Indonesia sangat familiar dengan makanan berbau khas dan tajam ini yang bagi sebagian orang sangat tidak mengenakan baunya, yaitu jengkol. Namun tetap saja banyak sekali penikmatnya karena jengkol, kalau sudah diolah menjadi berbagai macam masakan nusantara seperti semur jengkol atau rendang jengkol, rasanya bisa sangat enak sekali. Namun banyak sekali fakta-fakta yang menyangkut masalah kesehatan ketika berbicara mengenai jengkol. Mungkin inilah saatnya anda membuka mata anda bahwa mengkonsumsi jengkol secara berlebihan dapat juga menyebabkan berbagai macam jenis gangguan kesehatan, dan salah satu kasus yang sering ditemui atau dialami oleh para penikmat jengkol adalah gangguan susah buang air besar yang lebih dikenal dengan istilah ‘anyang-anyangan’. Bagaimana Tips Mencegah Terjadinya Kejengkolan Atau Retensi Urine?, Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Tips Mencegah Terjadinya Kejengkolan Atau Retensi Urine

Fakta Jengkol Untuk Kesehatan

Yang berbahaya dari jengkol bukanlah baunya yang memang tidak sedap tapi justru asam yang terkandung pada buah jengkol yang dikenal sebagai jengkolic acid atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai asam jengkolat. Asam jengkolat ini memiliki kriteria serupa dengan asam urat. Jika anda mengkonsumsi jengkol secara berlebihan maka asam tersebut dalam konsentrasi tinggi dapat berubah bentuk menjadi semacam kristal yang dapat menyebabkan rasa sakit ketika proses urinasi. Karena kristal-kristal tersebut terbentuk dalam cairan urine.

Gejala tersebut dikenal sebagai retensi urine dan mungkin masyarakat awam lebih mengenal gejala ini sebagai kejengkolan yang apabila terlambat ditangani dapat berakibat buruk pada kondisi ginjal, karena kristal-kristal tersebut memiliki ujung-ujung yang tajam yang tentu saja dapat melukai dinding ginjal dan saluran kencing. Adapun gejala-gejala retensi urine adalah bahwa si penderita akan mengalami susah buang air kecil, nyeri perut dan muntah-muntah, dan kalau sudah sampai keluar bercak darah maka hal tersebut menunjukkan tingkat retensi urinenya sudah cukup parah dan perlu penanganan secara intensive secepatnya.

Cara Mudah Mencegah Retensi Urine atau Kejengkolan

Kejengkolan memang termasuk gelala yang sering dialami para penikmat jengkol tanpa tahu bahwa hal tersebut bisa saja menjadi sangat berbahaya bagi kesehatan. Sebenarnya ada cara mudah untuk mencegah terjadinya kejengkolan atau retensi urine, yaitu dengan meminum banyak air putih setelah mengkonsumsi jengkol. Selain itu, bisa juga mengkonsumsi minuman yang mengandung bikarbonat yang sifatnya basa seperti minuman bersoda juga sangat dianjurkan karena asam jengkolat dapat larut dalam bikarbonat. Namun tentu saja cara terbaik agar tidak mengalami kejengkolan atau retensi urine adalah silahkan mengkonsumsi jengkol dalam jumlah yang wajar.

Jadi dengan mengetahui fakta seperti yang sudah disebutkan di atas, apakah anda masih akan tetap mengkonsumsi jengkol? Bagi sebagian besar orang Indonesia, jengkol bisa dibilang sebagai makanan favorite, namun tentu saja dengan adanya fakta-fakta seperti yang sudah disebutkan di atas anda harus lebih sedikit berhati-hati ketika mengkonsumsi jengkol. Pertimbangan juga beberapa tindakan Tips Mencegah Terjadinya Kejengkolan Atau Retensi Urine seperti yang juga sudah dibahas di atas untuk mengurangi risiko terjadinya retensi urine atau yang lebih parah kerusakan pada ginjal.